Tag Archives: testing CPNS

Testing CPNS di Kabupaten Cirebon Tahun 2009

2 Nov

Kabupaten Kuningan pada tahun ini tidak mengadakan testing calon pegawai negeri sipil untuk lingkungan Pemkab Kuningan. Namun kendati demikian, kabar gembira itu pun berasal dari tetangga kabupaten yakni Kabupaten Cirebon. Pemkab Cirebon mulai tanggal 1-11 Nopember 2009 membukan pendaftaran testing CPNS.

Baca lebih lanjut

Iklan

Tiga Jalur Pengadaan PNS Tahun 2009

18 Jul

Pengadaan pegawai negeri sipil (PNS) tahun 2009 dilakukan melalui 3 jalur, yakni jalur honorer, Sekretaris Desa, dan pelamar umum. Demikian Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara, Taufiq Effendi dalam pengarahannya pada Rakor Pengadaan PNS Tahun 2009, di Jakarta.

Baca lebih lanjut

Peserta Testing CPNS di Kab Kuningan Mencapai Ribuan

8 Des

Sebanyak 7.780 orang dari pelbagai jurusan akademik mengikuti testing calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kab Kuningan yang diadakan serentak sehari di seluruh Indonesia. Namun dari jumlah sebanyak itu yang ikut testing hanya 6.500 orang, sisanya langsung dinyatakan gugur. Pelaksanaannya berlangsung mulai pukul 08-14.00 wib di beberapa lokasi seperti SMU Negeri 1,2,3 Kuningan, Minggu (7/12).

Kendati serentak di seluruh Indonesia tapi hasil dan pemeriksaannya diserahkan ke daerah masing-masing. Kab Kuningan sendiri melakukan kerja sama dengan tim indepeden dari Universita Padjadjaran (Unpad) Bandung. Tujuannya untuk mencegah sikap negatif kepada panitia. Sebab rumor yang beredar bahwa testing CPNS yang sekarang merupakan “milik bandar”.

“Kami tidak melakukan pemeriksaan terhadap lembar jawaban peserta testing. Sebab jauh-jauh hari sudah melakukan kerja sama dengan Unpad sebagai lembaga independen. Tidak hanya Kuningan saja, tapi seluruh Jawa Barat dan berkas itu diserahkan bukan oleh panitia saja tapi didampingi Bawasda dan DPRD,” ungkap H Djamaludin Noor, Plt Sekda Kab Kuningan juga ketua panitia Pengadaan CPNS.

Bagi peserta yang tidak ikut testing, kata H Djamaludin, langsung dinyatakan gugur dan tidak ada toleransi bagi pihak-pihak yang menggunakan jasa “joki”. Testing kali ini tidak ada istilah main-main. Kita ingin menerapkan peraturan yang ada sehingga hasilnya bisa dipertanggungjawabkan. Soalnya Kab Kuningan menginginkan sumber daya manusia (SDM) unggul.

Memang sangat kompetitif testing CPNS kali ini, sambungnya, quota yang diberikan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) ke Kab Kuningan hanya 336. Sedangkan yang mendaftar sampai 7.780 orang dengan formasi untuk tenaga kependidikan, medis, dan teknis. Itu pun minimal diploma dua (DII) untuk pendidikan guru sekolah dasar (PGSD), sisanya diploma tiga (DIII) dan strata satu (S1).

Saat ditanya, apakah betul testing CPNS yang sekarang hanya formalitas dan hanya milik bandar? Djamaludin balik tanya, “Maksudnya apa milik bandar?” Pelita, menjelaskan bahwa rumor di luaran menyebutkan kerja sama dengan pihak ketika merupakan rekayasa sebab hasilnya sudah ditentukan. Peserta yang lolos merupakan titipan dari orang-orang tertentu.

Djamaludin langsung membantah, “Rumor itu tidak benar dan menyesatkan. Kami tidak menerima titipan dari siapa pun dan bukan milik bandar. Testing kali ini murni, tidak ada intervensi dari pihak mana pun,” ucapnya dengan nada tinggi, “Justru peserta lah harus hati-hati jangan sampai terkena bujuk rayu oknum yang mengaku-ngaku bisa menggoalkan jadi CPNS.”

Sambungnya, “Jika tidak ada aral melintang, hasilnya akan diumumkan 20 Desember mendatang secara serentak se Indonesia. Khusus di Jawa Barat, pengumumannya dilaksanakan oleh pihak Unpad dan dihadiri oleh bupati dan kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) se Jabar. Siapa pun boleh melihat hasilnya. Sebab tanpa ada rekayasa sedikitpun,” tandasnya.***