Dialog Penganut MI dengan Muspida Temui Jalan Buntu

27 Jan

Pemkab Kabupaten Kuningan melakukan dialog dengan Pimpinan Milah Ibrahim (MI) yang diduga mengajarkan aliran sesat. Sebab U. Jubaedi Jawahir mengaku sebagai rosul ke 26. Tujuan Pemkab melakukan dialog itu untuk mengetahui ajaran yang disampaikan pada pengikutnya guna diketahui apakah sesat atau tidak.

Pemkab tidak sendirian dalam dialog itu, tapi mengikutsertakan juga pihak-pihak terkait. Diantaranya pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kuningan dan Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakorpakem). Bupati Kuningan, H. Aang Hamid Suganda.

Ketua DPRD, H. Acep Purnama, Ketua Pengadilan Negeri, Deni Lumban Tobing, Kepala Kejaksaan Negeri, Siti Utari, Depag, unsur kepolisian. Namun ketika pembukaan pembahasan kebenaran fahan aliran MI disampaikan Ketua II MUI Kuningan, K.H. Ahidin Nur, M.A.

Ahidin Nur dengan menyampaikan pertanyaan, apakah benar U. Jubaedi Jawahir mengaku sebagai Rosul atau bukan? Pertanyaan itu dianggap menyinggung dirinya sehingga ada terkesan marah. Terjadilah percekcokan diantara mereka sampai inti persoalannya tidak tergali.

Bupati Kuningan, H. Aang Hamid Suganda yang tidak menghendaki persoalan berlarut-larut. Langsung memutuskan penghentian dialog itu dan merencanakan dialog berikutnya. Sebab ia menganggap dialog kali ini seperti diskusi merebutkan pepesan kosong.***

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: