Sengketa Tanah 29 Tahun Belum Beres

11 Nov

Keturunan almarhumah Ratu Siti Djenar Alibassa yang tercatat sebagai warga Lingkungan Wage RT 27 RW 10 Kelurahan/Kecamatan Cigugur, Raden Djaka Rumantaka (49), menggugat pasangan suami istri, KS dan MI warga Blok Mayasih RT 29 RW 10 daerah setempat terkait tanah warisan di Blok Mayasih.

Penggugat menganggap jika tanah seluas 224 meter persegi atau 16 bata  yang dijadikan bangunan rumah permanen oleh tergugat merupakan tanah peninggalan ibunya, almarhum Ratu Siti Djenar Albassa yang dikuasai sejak tahun 1980 sampai sekarang atau sekitar 29 tahun.

Raden Djaka Rumantaka mengungkapkan, Sebelumnya telah dilakukan beberapa upaya seperti tahun 1982, almarhum Ratu Siti Djenar Alibassa berusaha meminta tanah tersebut secara baik-baik. Tapi pasangan suami istri itu malah tidak diberikan. Upaya kekeluargaan dan melibatkan aparat pemerintahan kecamatan tetap gagal.

Atas tindakan itu, Raden Djaka Rumantaka menggugat pasangan suami istri KS dan MI materil sebesar Rp 87 juta sedangkan imaterial Rp 1 milyar. Nilai kerugian imateril disesuaikan dengan dampak perbuatan mereka yang dinilai merendahkan harkat dan martabatnya selama bertahun-tahun.

Denny Lumban Tobing Ketua Pengadilan Negeri Kuningan merangkap Ketua Majelis Hakim, melakukan sidang pemeriksaan di lokasi tanah sengketa. Ketua majelis hakim tersebut menanyakan kepada dua belah pihak yang bersengketa seputar batas-batas tanah yang disengketakan dan sebagainya.***

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: