Ada Upaya Pemkab Perhatikan Pembangunan Daerah Perbatasan

27 Okt

kerja sama (1)Pemikiran Pemkab Kuningan dalam penataan wilayah mulai terbuka. Diantaranya membangun daerah perbatasan dengan daerah lain. Diantara Kabupaten Cirebon, Ciamis, Majalengka dan Brebes dan Cilacap Provinsi Jawa Tengah. Daerah perbatasan Kabupaten Kuningan disebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Ciamis dan Cilacap.

Bagian utara berbatasan dengan Kabupaten Cirebon, bagian barat dan sebagian selatan Kabupaten Majalengka. Sedangkan bagian timur dengan Kabupaten Cirebon dan Brebes. Daerah yang langsung berbatasan di selatan yakni Kamatan Subang dengan Cilacap dan Ciamis. Sebelah utara Kecamatan Pasawahan, Cilimus, Japara. Di timur Kacamatan Cibingbin, Karangkanca.

Sedangkan di sebelah barat yakni Kecamatan Pasawahan ada beberapa desa dan Kecamatan Darma dengan Kabupaten Majalangka. Bupati Kuningan, H. Aang Hamid Suganda mengambil inisiatif untuk mengundang para pejabat daerah perbatasan yang memangku jabatan selaku ketua Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) dan asisten pemerintahan di daerahnya masing-masing.

Para pejabat yang diundang tersebut, di antaranya berasal dari Kab/Kota Cirebon, Kab. Majalengka, Kab. Ciamis, Kab. Cilacap dan Kab. Brebes Jawa Tengah. Mereka diajak membahas kerja sama antar daerah yang saling menguntungkan kedua belah pihak. Kerja sama antar daerah perbatasan perlu dilakukan secepatnya sesuai PP nomor 50 tahun 2007 jo. Permendagri Nomor : 22 tahun 2009.

“Tujuan dari dijalinnya kerja antar daerah yakni sebagai bentuk jalinan silaturahmi supaya terjadi komunikasi dan sharing antar daerah dalam menciptakan kehidupan sosial masyarakat yang madani sebab terkadang pemerintah daerah kurang memperhatikan wilayah perbatasan yang berada jauh dari pusat pemerintahan,” ungkapnya

Masyarakat di wilayah perbatasan, sambungnya, saling berinteraksi dalam kehidupan sosial ekonomi tetapi fasilitas publiknya kurang mendukung sehingga berakibat pada rendahnya tingkat kesejahteraan masyarakat yang bisa dilihat dari IPM. Guna mengatasi pemasalahan tersebut diperlukan terobosan dan inovasi kebijakan dari masing-masing wilayah di perbatasan.***

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: