KWT Pajawanlor Berlatih Menanam Padi

17 Jul

tandur (2)Kelompok wanita tani (KWT) Desa Pajawanlor Kecamatan Ciawigebang cukup serius dalam menekuni dunia pertanian. Terbukti mereka kerap melakukan pelatihan yang dilaksanakan secara rutin, tiap satu bulan sekali. Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan bercocok tanam secara baik dan benar.

Soalnya selama ini ada pemahaman secara turun temurun tapi hasilnya kurang bagus. Sebagai contoh, mengenai benih penanaman padi, misalnya. Sebelumnya mereka melakukan tanam dengan tidak memerhatikan jumlah bibit yang disebar. Sehingga hasilnya tidak optimal.

Belakangan, tebar binih dalam tanam padi cukup dengan dua butir bibit. Hal itu memberikan dorongan pada padi untuk berkembang biak lebih bagus. Begitu pun dengan jarak tanam. Sebelumnya tidak diukur, sekarang digunakan dengan jaraknya sekitar 20-25 centi meter.

“Sekarang kami memeroleh bantuan bibit padi dari Dinas Pertanian Kabupaten Kuningan sebanyak 10 kg. Jumlah bibit itu cukup untuk seratus meter persegi. Karena jumlah bibit yang ditanam hanya dua butir. Tidak seperti sebelumnya yang jumlahnya asal saja,” ungkap Ny. Kiki.***

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: