Panwas Hanya Terima Tiga Pelanggaran Pileg

22 Apr

Panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Kab Kuningan satu hari sebelum pelaksanaan pemilihan umum legislatif (Pileg) dan satu hari setelahnya. Hanya memeroleh tiga pengaduan yang diduga tindak pidana pelanggaran Pileg berupa politik uang. Tiga berkas aduan itu, satu pelanggaran yang ditindaklanjuti ke kepolisian dan dua berkas dikembalikan.

Berkas yang ditindaklanjuti pihak kepolisian dan sampai sekarang tengah dikembangkan statusnya menjadi penyelidikan. Yaitu politik uang yang dilakukan salah seorang calon legislatif (Caleg) Partai Demokrat yang tertangkap basah di Kec Nusaherang. Sedangkan berkas yang dikembalikan ke Panwas kecamatan kerena melampaui tenggat waktu tiga hari sejak kejadian.

Diantaranya caleg dari Partai PPP daerah pemilihan (dapil) 5, tepatnya di Kec Nusaherang, juga caleg PAN dari dapil 3. Pengembalian berkas karena sesuai pasal 20 ayat 4 undang-undang Pemilu yang menyebutkan pelaporan pelanggaran pemilu selambat-lambatnya tiga hari setelah kejadian. Sehingga laporan itu tidak bisa diperoses lebih lanjut.

Ali Hanafiah, SH, salah seorang anggota Panwaslu Kab Kuningan. Kata ia, sejak satu –H dan satu + H Pileg pihaknya hanya memeroleh tiga laporan yang diduga tindak pidana. Namun setelah diklarifikasi dan ditelaah hanya satu berkas yang diajukan ke kepolisian dan sampai saat ini tengah dilakukan penyidikan untuk memenuhi bukti-bukti.

“Kita masih menggunakan azas praduga tak bersalah atas ketiga laporan tersebut. Meski pun pelanggaran itu sudah dilaporkan ke kepolisian. Namun belum tentu bersalah sebab perlu bukti dan saksi yang menguatkan dugaan itu. Sehingga ada proses lebih lanjut ke pengadilan dan pengadilan lah yang menyatakan bersalah atau tidak. Bukan Panwas atau kepolisian,” ungkapnya.

Sementara dirinya dan institusi Panwas Kab Kuningan, belum menerima laporan pelanggaran Pileg lainnya. “Saya sendiri tidak tahu ada pelanggaran lain karena laporannya tidak ada. Memang dugaan adanya politik uang dan penggelembungan suara di PPK kemungkinan ada. Dan kami telah melakukan penyelidikan namun fakta hukum tidak diketemukan,” ucapnya.

Lanjutnya, “fakta hukum yang kita pegang, bukan isyu yang berkembang. Selama faktanya tidak ada, kita tidak bisa membuat kajian dan menindaklanjuti sebagai pelanggaran Pileg. Fakta hukum itu diantaranya harus ada saksi dan bukti sesuai undang-undang. Sebab proses hukum yang diterapkan tetap saja mengacu ke kitab hukum undang-undang perdata (KHUP),” terangnya.

Sambungnya, “kita tidak bisa menindaklanjuti pelaporan apabila tidak sesuai dengan pasal-pasal yang diadukan. Dan kita pun tidak boleh menahan atau menghilangkan laporan pelanggaran pemilu, karena jika terbukti melakukan hal itu. Maka kita pun terjerat hukum. Jadi tidak benar, ketika Panwas ‘bermain-main’ dengan pelanggaran,” tegasnya.

Ketika ditanya, apakah mungkin tidak adanya permainan antara caleg dengan panwas? Jawabnya, “mungkin saja hal itu terjadi. Namun hal itu harus ada pengaduan dan bukti-bukti kalau ada Panwas main mata. Kita akan memrosesnya dan jika terbukti akan dilakukan penggantian antar waktu (PAW). Ketika ditanya lagi, apakah mungkin Panwas dari seluruh tingkatan tidak melaporkan pelanggaran?

Jawab Ali Hanafiah, “Semuanya serba mungkin, sebab mereka juga melakukan kajian dan telaahan terhadap laporan itu. Sedangkan tindaklanjutnya tidak ada, mungkin disebabkan waktu pelaporan dengan kejadian telah melampaui tenggat waktunya. Dalam undang-undang pemilu disebutkan pelaporan seharusnya tiga hari setelah kejadian,” ucapnya.

Ia pun memberikan contoh. Kejadian pelanggaran tanggal 9 April, dilaporkan ke Panwas tanggal 13-nya. Jelas tidak bisa diproses, hanya diberitahukan ke pelapor bahwa laporannya melampaui waktu. “Perintah itu kan sesuai undang-undang, bukan Panwas yang mengada-ngada,” tegasnya.***

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: