Pelayanan Buruk Telkomplash Di Kabupaten Kuningan

23 Mar

Sejumlah calon pelanggan program pengembangan telkomplash (paket paskabayar layanan internet) yang ditawarkan telkomsel di Kab Kuningan kecewa. Soalnya paket itu tidak diimbangi pelayanan memuaskan, malah sebaliknya menuduh pelanggan memberikan data invalid. Selain itu, pihak telkomplash pun berdalih kesalahan berada di pelanggan.

Tindakan itu membuat patah arang calon pelanggan dan mereka tidak mau berlangganan atau mengalihkan ke opeator lain. Sikap seperti itu diduga paket itu hanya sebatas promosi dikarenakan geray telkomsel di Kab Kuningan belum siap dengan sarana dan prasarana yang ditawarkan seperti modem USB-nya. Hal itu disayangkan karena jasa internet masih terbatas.

Nuhriana (40), salah seorang pelanggan telkomsel mengungkapkan. Pihaknya merasa kecewa dengan pelayanan buruk geray telkomsel. Soalnya kartu chip berlangganan telepon seluler itu pernah hilang. Namun dirinya tetap ingin berlangganan dengan menggunakan nomor yang sama. Pihak operator pun sebelumnya mampu melayani dengan baik.

“Sebulan setelah itu, telepon selulernya tidak dapat menerima atau dihubungi. Saya pun meminta supaya diperbaiki lagi. Ketika hal itu dikeluhkan ke geray telkomsel Kab Kuningan, mereka mengungkapkan bahwa kartu chipnya tidak sesuai dengan nomor serinya. Padahal chip itu berasal dari mereka, kenapa berdalih seperti itu? Kalau tidak bisa, bilang saja tidak bisa,” geramnya.

Hal senada diungkapkan Nani (30) warga Kel Ciporang Kec/Kab Kuningan juga salah seorang calon pelanggan telkomplash. Kata ia, pihaknya merasa dikecewakan dengan pelayanan pengelola program telkomplash. Ketika mendaftar Pebruari lalu dan mengisi formulir serta membubuhkan materai seharga Rp6000, tinggal menunggu dusurvey petugas.

Sejak di survey, hampir satu bulan tidak ada kabar beritanya. Ketika dikonfirmasikan ke geray telkomselnya, mereka mengungkapkan ditolak. Dengan tidak memberikan alasan penolakannya. “Saat mendaftar, saya bersama teman. Teman itu pun disurvey, namun berlangganannya ditangguhkan. Pihak pengelola, terus menghubungi teman saya itu dan tetap membujuk supaya berlangganan,” ungkapnya.

Informasi itu, kata Nani, didapat dari teman saya yang sering berkomunikasi dengan pihak telkomsel. “Saya pun berharap tetap dapat berlangganan telkomplash karena jasa internet di Kab Kuningan masih terbatas. Teman pun menyarankan supaya datang lagi dan katanya memang ditunggu untuk memerbaharui data. Ketika ditemui, pelayanannya buruk sekali,” ucapnya dengan nada kesal.

Sambungnya, “Kata Zuini, salah seorang operator di telkomsel Kab Kuningan. Data pendaftaran lalu invalid. Saya kan kaget mendapatkan perkataan itu. Sama artinya ketika saya sampaikan data, dan rumah saya disurvey oleh mereka tidak benar. Lalu yang disurvey rumah siapa? Itu kan rumah saya, alamat tempat kerja pun jelas dan bisa dihubungi mereka,” ujarnya.

Ditambahkan Y Suparman, “Geray telkomsel di Kab Kuningan yang menwarkan program telkomplash memang belum siap. Mereka tidak menyediakan modem USB-nya. Malahan mereka menyarankan agar membeli modem sendiri dan kartunya sudah disediakan. Hal itu membuat saya sendiri kecewa, sebab program itu ditawarkan satu paket, bukan hanya kartu chipnya saja,” tegasnya.***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: