Kepsek tak Paham Prosedur Tindak Pelanggaran

13 Mar

Sebagian besar kepala sekolah (Kepsek), kepala UPTD lingkup Dinas Pendidikan dan kepala UPTD di dinas lainnya, di Kab. Kuningan, ternyata tidak memahami prosedur format naskah penerapan disiplin pegawai terhadap stafnya yang melakukan pelanggaran.

Akibatnya, disinyalir malah terjadi banyak kesalahan-kesalahan dalam menjatuhkan sanksi tersebut baik dari mulai sanksi kategori ringan, sedang dan berat. Bahkan tidak sedikit, para kepsek dan kepala UPTD melaporkan permasalahannya langsung ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

“Kalau tanpa ada pembinaan terlebih dulu terhadap pegawai yang melanggar, maka BKD akan berbalik pantun, mempertanyakan, apakah kepsek atau kepala UPTDnya telah melakukan pembinaan ringan atau belum,” ujar Sekretaris DPK Korpri Kab. Kuningan, Drs. Ade Priatna.

Maka dari itu, semestinya, sosok pimpinan pada setiap unit kerja harus bisa tata cara menerapkan penegakan disiplin di lingkungan kerjanya dengan memahami format naskah aturan kepegawaian sebagaimana mestinya.

Format naskah itu meliputi surat panggilan, Berita Acara Pemeriksaan, surat perintah melaksanakan pemeriksaan, laporan hukuman disiplin, pemberian teguran lisan, SK tidak puas secara tertulis, SK penundaan gaji berkala, SK penurunan gaji, SK penurunan kenaikan pangkat, SK penurunan pangkat setingkat lebih rendah dan SK pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri.

“Supaya dalam penanganan pelanggaran disiplin pegawai tidak melenceng dari jalurnya, maka semua pimpinan unit kerja harus paham akan pembuatan tata naskah penegakan disiplin pegawai.

Sementara itu, berdasarkan informasi, yang sudah memahami hal tersebut, baru di tingkat kepala SKPD atau setingkat esselon II sedangkan sebagian besar esselon III dan IV belum paham,” paparnya.

Maka dari itu, lanjut Ade, pihaknya merasa berkewajiban menyampaikanhal tersebut kepada para kepsek dan kepala UPTD sehingga ia bekerjasama dengan SKPD terkaitnya menggelar road show sosialisasi penerapan disiplin pegawai di antaranya di UPTD SD Kec. Cigugur, UPTD SD Kec. Kuningan. “Kalau sosialisasi di UPTD SD Kec. Kadugede, UPTD Kec. Kramatmulya dan UPTD SKB, baru akan digelar pada tanggal 11 Maret sampai 1 April 2009,” tandasnya.***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: