Parabloger Kuningan Ngariung di Citiusari Garawangi

7 Feb

BLOBER KUNINGAN NGARIUNG DI RUMAHNYA MAMAN DESA CITIUSARI GARAWANGI

BLOBER KUNINGAN NGARIUNG DI RUMAHNYA MAMAN DESA CITIUSARI GARAWANGI

Gagasan Nenen Gunadi, seorang bloger asal Kabupaten Kuningan yang kini mukim di Kanada untuk ngariung dengan para pencinta “dunia maya” terlaksana juga. Riungan sederhana di rumah Maman, blok Batu Karut Desa Citiusari Kecamatan Garawangi memberikan kesan “unik”.

Soalnya, pertemuan dengan orang-orang yang tidak dikenal sebelumnya memberikan nuansa baru dalam sistim kekerabatan “ngadadak” dari dunia maya. Kendati belum sehangat yang diharapkan. Namun memberikan nilai tersendiri. Sebab pertemuan itu bisa disebutkan masih langka di Kabupaten Kuningan.

Apalagi tuan rumah, Maman yang bekerja di Bank Indonesia (BI) sengaja datang ke kampung halamannya karena kadung janjian dengan pengurus blog “Lembur Kuring”. Di dorong rasa kangen ingin macakrama (ngobrol) dengan para bloger yang intens memberikan informasi situasi dan kondisi atau perkembangan Kabupaten Kuningan.

Kesederhanaan tuan rumah dengan lalawuh (penganan) khas masyarakat Kuningan, seperti goreng aci, kupat tahu, ranginang serta tahu. Membentuk kekerabatan ngadadak itu bertambah erat. Betapa tidak, sambil mencicipi lalawuh sambil ngawangkong ngaler ngidul (berbicara ke sana ke mari). Itu juga sebuah tradisi di Kuningan, umumnya Sunda.

Kendati masih bersifat umum, namun Nenen telah memberikan gambaran bahwa pertemuan akan berlanjut ke pertemuan berikutnya. “Pembicaraan pun masih mengarah ke tema-tema umum. Belum menyentuh substansi dari ngariung itu sendiri. Namun gambarannya akan ada kebersamaan proses kreatif dalam blog,“ ungkap Nenen.

Lanjutnya, “Kita masih perlu proses waktu untuk saling memahami pemikiran masing-masing untuk menyamakannya. Tanpa ada pemahaman kebersamaan, tentunya para bloger tetap berperilaku egosentrik. Soalnya keasikan di depan komputer dan berselancar melupakan komunikasi pace to pace. Adanya pertemuan di darat, sikap itu akan mencair,” terangnya.

Nenen mengakui, bahwa pertemuan kali ini merupakan babak awal. Bukan babak akhir setelah itu bubar jalan. Justru semakin intens “kopi darat” baik sebulan sekali atau tiga bulan sekali. Akan mendorong proses kreatif selanjutnya. Sebab akan diketahui hasil karya mereka di blog masing-masing.***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: