Arsip | Januari, 2009

Diduga Daftar Obat Askes Dijual Umum

30 Jan

Tindakan medis terhadap pasien pengguna asuransi kesehatan (Askes) di RSUD ’45 Kab Kuningan kerap dikelabui dokter yang menanganinya. Salah satu caranya dengan menganjurkan atau memberi resep obat yang dijual secara umum. Padahal Askes sendiri telah mengeluarkan daftar obat generik dan komersial untuk pelanggannya.

Tindakan dokter dan apotik yang melakukan kerja sama pengelabuan itu telah berlangsung cukup lama. Hal itu tidak diketahui pasien karena pengetahuan terhadap daftar obat rujukan Askes tidak pernah disosialisasikan. Sehingga mereka diduga meraup keuntungan cukup besar dari klaim Askes.

Baca lebih lanjut

Pimpinan DPRD Kuningan Bahas Rotasi Sekwan

29 Jan

Suasana “panas” menjelang mutasi di Kab Kuningan suhunya kian bertambah. Tidak terkecuali di gedung DPRD, soalnya beredar informasi di kalangan anggota dewan bahwa sekretaris dewan (sekwan) HM Ridwan Setiawan, diminta Bupati Kuningan H Aang Hamid Suganda supaya diijinkan dirotasi oleh anggota DPRD.

Sebab untuk merotasi Sekwan, harus mendapatkan persetujuan dari keempatpuluh lima anggota dewan. Sedangkan pengganti HM Ridwan Setiawan, santer disebut-sebut H Yayan Sofyan yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Periwisata dan Kebudayaan (Disparbud).

Baca lebih lanjut

Diduga Pengerjaan Terminal Tipe A Kertawangunan tak sesuai RAB

29 Jan

Terminal tipe A Kertawangunan yang batal diresmikan dan uji coba beberapa waktu lalu. Gara-gara jalur perlintasan bus ambles tidak kuat menahan beban berat. Hal itu mendorong Komisi C DPRD Kab Kuningan meninjau kondisi terminal dan mendalami persoalannya.

Soalnya, kejadian amblasnya perlintasan cukup ganjil. Padahal biaya pembangunannya mencapai Rp 23 milyar berasal dari anggaran pendapatan belanja negara (APBN). Namun hasilnya mengecewakan semua pihak. Sampai saat ini masih tahap perbaikan dan belum bisa dioperasikan.

Baca lebih lanjut

Pemkab Jangan Permudah Ijin Pendirian Retail

28 Jan

-Gubernur Jabar Resmikan Islamic Centre-

KETUA DPD, GINANJAR KARTASASMITA MENINJAU KE PASAR TRADISIONAL KEC CILIMUS

KETUA DPD, GINANJAR KARTASASMITA MENINJAU KE PASAR TRADISIONAL KEC CILIMUS

“Pedagang retail jangan diberikan ijin didirikan di wilayah pedesaan. Sebab akan membunuh pasar tradisional,” tutur Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, H Ginanjar Kartasasmita, di sela-sela mubes forum komunikasi pondok pesantren (FKPP) di Hotel Prima Resort Cilimus Kab Kuningan.
H Ginanjar Kartasismita, menyikapi menjamurnya retail di pelosok-pelosok daerah. Tidak saja di tingkat kabupaten/kota, namun dibangun sampai ke tingkat kecamatan. Hal itu berdampak terhadap keberlangsungan pasar tradisional. Sebab retail menawarkan barang serba ada dengan harga murah.
Baca lebih lanjut

Imlek di Kuningan

26 Jan

HO TEK TSENG SIN

HO TEK TSENG SIN

Loo hiang ca jiat, huat kai bong hun, cu hut hai hwee sut yau bun, sue cie kiat siang ien, seng ie hong ieun, cu hut hiang cuan sien,” ungkap salah seorang umat Konghucu di Kab Kuningan sambil memasang tiga buah hio di nio low (tempat menyimpan hio) yang disimpan dekat patung Ho Tek Tseng Sin. Ia pun melakukan ci kung (penghormatan) tiga kali.

NIO LOW

NIO LOW

Sambas Cahyadi (Tjan Sam Tjay, 87) warga keturunan Tionghoa juga pengelola Litang (kelenteng) Kun An Tong. “Sembahyang yang dilakukan dihadapan patung Ho Tek Tseng Sin, sudah menjadi keutamaan bagi masarakat Tionghoa katurunan.”

NIO LOW

NIO LOW

Tjan Sam Tjay menerangkan keberadaan Litang Kun An Tong yang didirikan Pebruari 1917. Jasanya Khow Mo Kin dan Tjon Kim. “Dulunya yang disebut litang merupakan rumah berdinding bilik bambu. Dikarenakan punya keinginan menolong sesama, rumahnya dijadikan pusat informasi bagi warga keturunan Tionghoa,” ucapnya.

Baca lebih lanjut

Nenen Gunadi, Pulang Kampung

25 Jan

“Ingin Satukan Bloger Kuningan dalam Organisasi”

NENEN GUNADI PULANG KAMPUNG ke KADUGEDE DARI KANADA. SAAT BERKUNJUNG KE BLOGER AJUN "LEMBUR KURING"

NENEN GUNADI PULANG KAMPUNG ke KADUGEDE DARI KANADA. SAAT BERKUNJUNG KE BLOGER AJUN "LEMBUR KURING"

Selama ini masyarakat “maya” Kabupaten Kuningan mengenal sosok perempuan cantik bernama Nenen Gunadi. Komentar-komentarnya “ciamik” dan membesarkan hati para pengelola blog sederhana. Ia mengaku warga Desa/Kecamatan Kadugede dan bermukim di Negeri Kanada. Satu negara berpendapatannya (APBN) terbesar di dunia. Persentuhan itu cukup memotivasi.

Soalnya, selama ini masyarakat maya (baca internet) hanya kaum tertentu di kota-kota besar. Sementara masyarakat pedesaan, katakanlah Kabupaten Kuningan belum lama mengenal dunia ini. Tentunya, sosok Nenen Gunadi ibarat setetes air di sahara. Menghilangkan dahaga akan gagapnya ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Umpama sebuah pemantik yang mampu menghilangkan kegagapan itu sendiri.

Baca lebih lanjut

Flu Burung di Garawangi Kuningan Menular ke Manusia

23 Jan

KELUARGA AGUS SAPUTRA (38) TENGAH BINGUNG MENGHADAPI MUSIBAH YANG MENIMPANYA YAITU TERKENA SUSPECK FLU BURUNG

KELUARGA AGUS SAPUTRA (38) TENGAH BINGUNG MENGHADAPI MUSIBAH YANG MENIMPANYA YAITU TERKENA SUSPECK FLU BURUNG

Keluarga Andi Saputra (38) warga RT 01/01 Desa Sukaimut Kec Garawangi nyaris terjangkit virus H5NI atau suspeck flu burung. Namun yang baru diduga terkena suspeck istrinya Ela (37), kini dirujuk ke rumah sakit Gunung Djati (RSUGD) Kota Cirebon. Begitu pun keduaanak dari pasangan suami istri (pasutri) Andi dan Ela, Dea (4,5), Mia (11) masih dirawat intensif di rumah sakit umum daerah (RSUD ’45) Kuningan.

Baca lebih lanjut