masaMasyarakat Kabupaten Kuningan, khudusnya di perkotaan tumpah ke jalan di sepanjang jalan raya siliwangi. Mereka menghadiri pencanangan car free day (hari tanpa kendaraan bermotor). Pencanangan itu digagas Pemkab Kuningan berdasarkan anjuran lisan di Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Car free day mendapatkan tanggapan pro kontra dari pelbagai elemen masyarakat. Pasalnya kegiatan itu cenderung seremonial dan tidak ada kaitannya dengan subsatansi kepentingan rakyat. Justru dengan adanya car free day di kota kecil seperti Kuningan tidak ada relevansinya.

“Mungkin di kota-kota besar car free day memiliki alasan kuat. Soalnya masyarakat di kota besar membutuhkan sehari untuk refresing. Sementara di Kabupaten Kuningan, masyarakat terlalu banyak refresing sebab volume pekerjaan masih kurang dan bawah standar,” ungkap Didin Syafarudin. Dari LSM KPJB.

Didin memberikan contoh, masyarakat pergi ke sawah atau ladang untuk mencangkul itu juga sebuah refresing. Karena pekerjaan bertani belum menjadi sebuah profesi, mereka bertani di waktu luang. Sisa lebihnya berdagang di kota-kota besar. Begitu pun dengan pegawai negri atau swastanya.***