Sejumlah 140 orang, dilantik untuk mengisi jabatan eselon II, III dan IV di lingkungan Pemkab Kuningan. Mutasi dan promosi tujuannya untuk mengisi kekosongan jabatan dan menghindari stagnasi roda pemerintahan dan pembangunan. Hal itu disebabkan adanya pejabat yang telah memasuki batas usia pensiun, meninggalkan dunia dan mengundurkan diri.
Bupati Kuningan, H. Aang Hamid Suganda mengatakan pelaksanaan mutasi ini sebagai regenarasi kepemimpinan. Juga alat ukur kemampuan, profesionalisme dan kepercayaan dari pimpinan, sebagai upaya meningkatkan motivasi kerja pegawai dan mewujudakan prestasi kerja dan kinerja aparatur pemerintah kearah lebih baik.
“Tidak menutup kemungkinan, apabila ada pejabat yang dilantik pada saat ini dinilai tidak mampu dan sanggup maka harus siap untuk dialih tugaskan dan bahkan diberhentikan dari jabatan sebagaimana tertulis dalam fakta integritas atau ikrar jabatan,” tegasnya.
Pejabat yang dirotasi dan mutasi diantaranya H. Yeddi Ch. Syarif, semula Kepala Badan Kepegawaian Daerah sekarang menjadi Kepala Badan Kesatuan bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat digantikan Nurahim. H. KMS Julkifli menjadi Kepala Badan KB dan Pemberdayaan Perempuan. Sedangkan kepala sebelumnya mengundurkan diri dan menjadi widya iswara di Jawa Barat.***