Jumlah siswa SMA yang sudah melaksanakan ujian nasional (UN) di Kabupaten Kuningan sebanyak 4.466 siswa. Namun masih menyisakan 13 siswa tidak dinyatakan lulus UN, sehingga harus mengulang tahun depan atau mengikuti ujian persamaan setingkat paket C.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), H. Dadang Supardan membenarkan bahwa ada 13 siswa dalam UN 2009 tidak lulus. Sehingga harus mengulang. Namun demikian, jumlah itu merupakan bagian kecil dari ribuan siswa yang lulus sehingga masih dianggap sukses.

“Rekap hasil UN SMA sudah diumumkan dan pelaksanaannya dilaksanakan di tingkat sekolah masing-masing. Sedangkan yang tidak lulus, teknis penyerahannya pun dilaksnakan di sekolah bukan oleh Disdikpora. Setelah pengumuman, saya berharap siswa tidak melakukan aksi kegembiraan secara berlebihan,” harapnya.

Kendati ketigabelas siswa belum dinyatakan lulus. Namun 5 siswa, berkas nilainya belum lengkap. Sehingga, pihaknya akan mengonfirmasikan ulang ke Dinas Pendidikan Provinsi Jawa barat. Sedangkan sisanya sudah dinyatakan tidak lulus. “Sekarang para kepala sekolah yang nilai UN siswanya belum lengkap, sedang berangkat ke Bandung untuk klarifikasi,” terangnya.

Ketiga belas siswa SMA tak lulus UN tersebut, kata H. Dadang, berasal dari SMA Negeri 2 Kuningan dua orang, satu siswa SMA Negeri 1 Cigugur, lima siswa dari SMA Negeri 1 Cilimus. Satu orang siswa SMA Negeri 1 Ciawigebang, satu siswa dari SMA Negeri 1 Cidahu dan tiga siswa dari SMA Ainurafiq Cilimus.

Pengumuman SMK Ditunda

Mengenai hasil kelulusan SMK diperkirakannya antara Rabu (17/6) atau Kamis (18/6). Sebab hingga saat ini, rekap hasil UN SMK belum bisa diterimanya. “Tadinya, pengumuman hasil UN SMA dan SMK sepakat hari Selasa. Tapi karena ada kendala pengiriman dari Jakarta, kemungkinan antara Rabu dan Kamis lusa,” jelas H. Dadang Supardan.***