You are currently browsing the monthly archive for Mei 2009.
Kelima pendaki Gunung Ciremai Kab Kuningan yang diperkirakan sebelumnya tersesat selama enam hari, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat. Kelima pendaki yang berasal dari Bekasi itu diantaranya Gembong, Didi, Hatmi, Abdul dan Iwan Kurniawan. Sedangkan dau pendaki Widi dan Darso sudah ditemukan, Minggu (24/5) di sekitar jalur pendakian Palutungan.
Read the rest of this entry »
Lima pendaki Gunung Ciremai yang berasal dari Bekasi, belum ditemukan. Pasalnya, kondisi Ciremai sendiri sangat mengkhawatirkan. Hujan terus menerus sepanjang hari membuat kesulitan tim SAR. Apalagi petunjuk lokasi bercerainya para pendaki belum diketahui secara jelas. Sementara dua orang yang sudah ditemukan belum bisa dimintai keterangan.
Read the rest of this entry »
Ketujuh pendaki Gunung Ciremai, memerlihatkan tanda-tanda ditemukan. Pasalnya, dari tujuh pendaki yang sebelumnya dinyatakan hilang, kini sudah ditemukan dua orang yaitu Widi dan Suyatono. Keduanya langsung dibawa ke rumah sakit umum daerah (RSUD) ‘45 Kuningan.
Kondisi keduanya cukup mengkhawatirkan, Widi dalam kondisi tidak sadarkan diri. Sedang Suyatno muntah-muntah. Tidak sadarnya Widi, diperkirakan selama nyasar, kehabisan bekal dan tidak bisa menahan dingin. Sebab selama dua hari ini Gunung Ciremai terus dilanda hujan. Begitu pun tim SAR ikut kesulitan dalam pencarian.
Sementara Suyatno mengalami muntah-muntah, dimungkinkan makanan yang dimakan berasal dari pucuk daun dan makanan ubi lainnya. Sementara perutnya tidak biasa. Penemuan, kedua korban menurut sumber dari AKAR, berada sekitar 7 kilo meter dari jalur pendakian Linggajati ke arah hutan, bukan ke puncak Ciremai.
Keduanya ditemukan secara terpisah, Widi tidak sadarkan diri disemak-semak. sedangkan Suyatno, berada di bawah pohon dalam keadaan sadar. Tapi sudah tidak kuat berjalan. Sehingga keduanya ditandu ke Posko Linggajati untuk mendapat perawatan lebih lanjut. ***
Gunung Ciremai kembali menelan korban. Sebanyak tujuh orang pendaki sementara dinyatakan hilang. Enam orang berasal dari Bekasi dan satu orang Cirebon. Ketujuh orang itu, diantaranya Didi, Widi, Abdul, Hatmi, Gembong dan Darso. Sedangkan dari Cirebon Iwan (30).
Tindakan nekad oknum pengusaha minuman air mineral yang berasal dari Cirebon melakukan pencurian air di Cibulan Desa Maniskidul Kecamatan Jalaksana harus berurusan dengan pihak berwajib. Perbuatan oknum tersebut kini harus memertanggungjawabkan di hadapan hukum. Soalnya, pengambilan air tersebut tidak dilengkapi surat ijin pengambilan air (SIPA).
Akibat diguyur hujan seharian, jalan yang menghubungkan Blok Cikadu Desa Cimenga Kec Darma ke Desa Pasawangan Kab Ciamis mengalami longsor. Sehingga arus transfortasi di wilayah itu terputus sementara. Selain terputusnya jalur tersebut, longsoran pun menimpa rumah penduduk setempat, milik Mulyadi (40) sehingga harus diungsikan ke tempat aman.
Gertakan mogoknya supir angkutan pedesaan (angdes) dari wilayah timur Kuningan, khususnya Kec Ciawigebang bukan omong kosong. Hal itu dibuktikan dengan mogok mengangkut penumpang untuk keduaharinya. Selain angdes, angkutan perkotaan (angkot) 06 dan 10 jurusan terminal-kota pun dipaksa untuk tidak mengangkut penumpang.

DISHUB KUNINGAN MENURUNKAN ARMADA BANTUAN UNTUK ANGKUT PENUMPANG
Pemungsian terminal tipe A Kertawangunan kian komplek persoalannya. Soalnya, supir angkutan kota (angkot) dan angkutan pedesaan (angdes) kerap memermasalahkan aturan mainnya. Begitu pun tukang ojeg, beberapa waktu lalu menyampaikan aspirasinya ke DPRD Kab Kuningan. Sekarang, puluhan supir angkot melakukan aksi sama ke Dinas Perhubungan (Dishub) Kuningan.

Komentar Terakhir