You are currently browsing the daily archive for Desember 13th, 2007.

Sahabat sekaligus kaka. biasanya saya menyebut Abang. ia dibesarkan di metropolitan sebelum reformasi, sebelum adanya malari dan bahkan jauh sebelum Gestapu. singkat cerita, si abang memeroleh jodoh orang Kabupaten Kuningan dan di karuniai empat orang perempuan yang cantik-cantik.

saat anak-anaknya mulai besar dan mengerti bahasa lisan, tulisan dan terutama bahasa tubuh. tumbuh kekhawatiran di dalam dirinya. sebab, pertumbuhan dan perkembangan budaya, sosial, ekonomi dan perilaku atawa behavioralnya sangat pesat. ia takut, anak-anaknya di usia dini terjebak perilaku kurang baik di mata masyarakat, norma agama, hukum dan seterusnya.

ia sekeluarga akhirnya menetap di Kuningan. belajar usaha dari titik nol. dari usahanya itu dia mampu menyekolahkan anak sampai sekolah menengah atas. bahkan sampai ke perguruan tinggi. anggaplah si Abang ini berhasil membangun keluarga harmonis.

saat keharmonisannya terbangun, kejadian tak terelakan pun tiba. sang istri tercinta dipanggil yang maha kuasa karena kangker payudara. rela atau tidak rela, Abang melepas istrinya ke liang lahat tanpa air mata, tanpa sepatah kata pun terucap dari bibirnya.

namun setelah penguburan istrinya, setitik air mata menetes di pipinya. sekian tahun dengan sabar meladeni dirinya mulai dari menyiapkan pakaian, makanan dan membereskan setumpuk kelipingan koran yang kerap di bacanya setiap pagi. Abang terjerat pilu tiba-tiba.

**

Kini sepuluh tahun setelah ditinggalkan istrinya, abang ng-sms (short masages service)

- delvery send :”the live at home the old … aku lagi dengarkan lagu jazz itu. hampir sama dengan tiga puluh tahun lalu dalam lagu itu ada kepedihan, kebahagiaan, ada satire juga pemberontakan,”

- sent : “tapi tidak menyesali masa tua kan, bang?”

- delivery send :”tidak. justru aku sedang mencari titik temu antara masa lalu dan sekarang… oh my dream for the old and live at home…. aku tertawa sambil menahan air mata yang hendak jatuh ….”

 

Dalam sepi aku turut menitikan air mata, jika aku tua nanti mungkinkan tidak sama dengan si Abang? ah………….

 

I.K.L.A.N

Citizen Journalism

Warta Desa DIHADIRKAN SEBAGAI CITIZEN JOURNALISM. SIAPA PUN BERHAK UNTUK MENGIRIMKAN INFORMASI UNTUK DIJADIKAN BERITA. NAMUN TERLEBIH DAHULU MENDAPAT PERSETUJUAN REDAKSI.

Arsip

a

 

Desember 2007
S S R K J S M
« Nov   Jan »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31