Keterangan foto AJUN MAHRUDIN
Sugandi, salah seorang pekerja keras yang ingin hidup dari usaha Nata De Coco yang dikelolanya. Namun usaha kerasnya, belum sepenuhnya menuai hasil padahal usahanya memiliki prospek. Ia berharap Pemerintah pusat maupun daerah membantu permodalannya supaya dapat berkembang bukan hanya sekedar industri rumahan.
========================================================
KENDATI dalam menjalankan usahanya banyak dihadapkan berbagai hambatan, namun Sugandi AS, SAG, pengusaha Home Industri Nata De Coco Laksana Mekar Sejati, di Desa/Kabupaten Kuningan, tidak kenal putus asa.
Setelah menyelaikan pendidikan di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Gunug Djati Cirebon, tahun 1997, dia bekerja salah satu perusahan industri Nata De Coco. Di sanalah dia banyak menimba ilmu dan pengalaman tentang cara membuat makanan yang terbuat dari air kelapa tersebut. Tahun 1999, Gandi, ingin hidup mandiri dan selanjutnya dia mendirikan pabrik sendiri dan hingga sekarang ini mengalami perkembangan pesat.
“Dulu, saya sering menerima ejekan teman, karena bertolak belakang pendidikan, namun semua itu terhapus karena saya dapat menjalankan usaha sesuai harapan kedua orang tua,” kata Sugandi. Jl. Karya Bhakti 94 Rt. 19/04 Jllk maju selangkah tuk bercinta berati mundur sepuliuh langkah tuk menempuh cita-cita.
Nama Laksana Mekar Sejati, bagi Sugandi punya makna tersendiri. Laksana berarti cita-citanya terlaksana. Mekar berarti berkembang dan sejati keaslian yang tumbuh dari bawah . “Awalnya, saya hanya punya karyawan 2 orang, ya terpaksa saya punikut bekerja,” ujar dia
Untuk memenuhi bahan baku, dia medatangkan air kelapa dari pasar Karamatmulya, pasar Baru Kuningan, Pasar Cilimus pasar Jagasatru, pasar derajat Cirebon.***



18 comments
Comments feed for this article
November 13, 2007 pada 4:48 am
masamal
@ajun
salam kenal, nama saya amal, posisi saya di yogya
saya kebetulan saat sedang mempelajari industri nata de coco ini, tapi sayang saya belum mencoba karena cuaca yang kurang mendukung, karena menurut informasi cuaca sangat mempengaruhi
saya harap bisa belajar banyak dengan bapak, tentang trik agar bagaimana pembuatan nata de coco bisa berhasil (jadi semua)
jadi mkn bapak bisa kasih teknik dan cara2 yang selama ini bapak lakukan
trim’s
November 13, 2007 pada 4:51 am
masamal
@bapak sugandi
salam kenal dan mhn bisa memberikan pengalamannya kepada kami
trim’s
November 16, 2007 pada 3:15 am
wartadesa2007
terima kasih telah mengunjungi blog kami. salam kenal juga. akan saya hubungkan dengan pak Sugandinya. mudah-mudahan bisa saling tukar pengalaman.
Januari 11, 2008 pada 11:53 am
ihsanul kamil
wah hebat….
bisa mandiri..dengan usaha nata de coco….
memang perlu usaha keras dan pantang menyerah untuk melakukan hal-hal yang dianggap baru oleh masyarakat…saya salut…
perlu disebarluaskan pemberdayaan ke masyarakat…dan juga perlu terobosan di bidang usaha lain ….
bisa g saya dikirimi cara pembuatannya …
yang lengkap…. plus analisis usahanya …biar masyarakat di desa saya dapat tak ajak untuk usaha ini (desa di pasirian, LUmajang. jawa timur).
email saya: ihsanulmuslimin@gmail.com
makasih sebelumnya.
Juni 5, 2008 pada 3:26 am
putra
sebelumnya perkenalkan nama saya putra,
saya mau tanya nih pak, penghasil nata yang terbesar di pulau jawa di daerah mana ya?
saya sedang mencari informasi produsen nata untuk dibeli
trimakasih atas infonya
Agustus 19, 2008 pada 8:55 am
Debin
Betapa pohon kelapa adalah pohon dengan sejuta kegunaan..
Dalam industri agro dikenal dengan ” Pohon Industri Kelapa “.
Agustus 24, 2008 pada 9:10 am
dwi nuryanto
menurut saya harus ditambahkan bagaimana cara membuat nata de coco yang baik
September 6, 2008 pada 3:37 am
qomar
salam kenal, nama saya qomar dari karanganyar saya saat ini sedag mempelajari untuk pembuatan nata decoco dan sedang mengmpulka artikel2 saya harap bisa belajar banyak dengan bapak, tentang trik agar bagaimana pembuatan nata de coco bisa berhasil,mohon sya bisa tahu alamat bapak sugandi atau yang bisa di hubungi
terima kasih
Januari 9, 2009 pada 11:42 am
wartadesa2007
bagi peminat yang ingin mengetahui cara pembuatan nata de coco, lebih baik berhubungan langsung dengan Pak Sugandi-nya. Silahkan kontek ke handpone 081 320 452 968, terima kasih dan mohon maaf atas keterlambatan informasinya.
Januari 12, 2009 pada 11:37 pm
hary
saya punya produk nata de coco,
klo mau beli silakan kirim e-mail ; hgpequipment@yahoo.com
April 24, 2009 pada 7:35 am
aris
hary, perkenalkan nama saya aris. sy sedang mencari nata de coco asli untuk di beli, kira2 km punya info g klo sy mo beli nata de coco asli (yang komposisi nata de cocony d ketahui) itu di mana?
Juli 7, 2009 pada 11:26 am
N Suwarni
Aloo pak Aris saya Nani jika anda tertarik untuk membeli produk nata de coco anda bisa menghubungi kami melalui email atau bisa langsung melalui hp. no telp kami bisa anda lihat di web kami terima kasih.
Januari 15, 2009 pada 6:24 am
Dwi
Saya tertarik dengan industri Nata de coconya, kalau boleh mohon informasi detailnya,
dwi@maksimedia.com
terima kasih, Salam
Juli 10, 2009 pada 4:52 am
enceng
Pa. sys dadri bandung, barangkali bp bisa berbagi informasi,]
apakah dalam media untuk pembuatan nata bisa ditambahkan unsur
za dan apakah tdk berbahaya.
terima kasih
enceng
September 13, 2009 pada 4:00 pm
deddy djohan
saya produksi nata de coco seharinya bisa mencapai 1 ton, ada yang minat untuk menjadi agent distributornya?. domisili saya di lampung, untuk harga per kgnya dalam lembaran rp 2000,oo fob lampung dan dalam potongan kotak-kotak Rp 2500,00/kg. hub saya di deddydjohan@yahoo.com
September 28, 2009 pada 3:55 pm
yanuri
salam kenal..
saya yanuri di KLATEN
mencari para pengepul ato distibutor nata de coco.
saya produksi nata de coco dan masih punya kendala
dalam pemasaran..
untuk info selanjutnya bisa kontak ke 0856 4730 2900
TERIMAKSIH….
SUkseS
Desember 10, 2009 pada 4:05 am
gilang
saya ingin membuat nata de cassava,,
bagaimana peluang nata yang terbuat dari bahan lain, seperti singkong,tmat,dll??
apakah para pengepul akan dapat menerimanya dengan baik??
Desember 10, 2009 pada 4:09 am
gilang
pasaran harga nata yang di salurkan ke distributor berapa??